Sinobronchitis

mendengar namanya saja, sudah membuat saya takut… Ya sudah 3 bulan ini saya menderita batuk berdahak… batuknya sih jarang-jarang… batuk pertama, saya ke ke dokter umum, dikasih obat batuk berdahak, parasetamol dan vitamin.

obat habis, batuk masih saja ada, saya inisiatif makan daun sirih setiap kali pulang kerja, karena banyak yang bilang daun sirih banyak khasiatnya. sudah beberapa hari makan daun sirih, masih juga ngak ada efeknya… saya masih batuk. setiap pagi saya minum madu ( kategorinya minum atau makan yahh… untuk madu) masih juga batuk belum hilang, akhirnya saya mencoba obat batuk herbal… dua botol saya sudah minum, batuknya masih juga ada. akhirnya saya mencoba lagi satu jenis obat herbal… sama saja… tidak ada efeknya.

akhir dari perjalanan panjang dengan batuk, akhirnya tubuh saya tidak tahan lagi, saya harus istirahat… saya sakit… badan saya setiap hari terasa meriang, padahal sebenarnya tidak. setiap hari selalu keluar keringat… malam hari lebih parah.. keluar keringat dan badan kerasa dingin..

setelah saya cek darah… hasilnya menunjukan saya terkena bakteri salmonella typhi O, salmonella paratyphi BO, dan salmonella typhi H. saya dikasih 3 obat yaitu parasetamol, antibiotikĀ  thypus dan vitamin b complek. setelah 7 hari kemudian, obat habis, badan saya masih juga tidak nyaman. masih keringatan dan masih kedinginan… akhirnya saya ke UGD rumah sakit, cek darah full, hasilnya saya hanya terkena salmonella typhi H, semua hasil tes saya bagus. kemudian saya diberi obat antobiotik dan kebanyakan dari obat tersebut hanya berupa obat ketahanan tubuh dan suplement.

5 hari sebelum obat habis, saya memberanikan diri mendatangin dokter THT, oleh dokter saya diberi obat batuk syrup, antibiotik, obat lambung, obat semprot hidung dan obat alergi. kemudian dokter menyuruh saya membawa note ke bagian radiologi, setelah di foto berbagai gaya, besoknya diserahkan ke dokter tersebut. hasil dari bagian Radiologi, akhirnya saya tau, akar dari penyakit saya selama ini…. yaitu adanya cairan di beberapa titik sinus saya, yaitu mata atas kiri, pipi kanan dan pipi kiri. cairian sinus itu sudah masuk ke paru-paru, dan lambung saya juga bermasalah.

setelah mengetahui kondisi akar dari penyakit saya, maka dokter menyarankan untuk secepatnya di tangani, yaitu setiap hari harus suntik antibiotik, walaupun saya setaip hari juga minun antibiotik dua kali sehari, kemudian obat ditambah…

setelah 3 hari saya di suntik, hari ke 4 sudah menunjukan gejala yang signifikan.. batuk saya sudah kosong… alias tidak berdahak lagi, tidur malam sudah tidak bersuara lagi..

sampai saat ini, saya masih mengkonsumsi obat, minggu depan saya harus mengikuti terapi 14 hari untuk paru-paru saya..

kalau suatu saat nanti saya menderita penyakit seperti ini lagi, saran dokter, hidung saya terpaksa harus dikoreksi… karena susunan tulang hidung saya tidak seimbang antara bagian kiri dan kanan. hasil endoskopi dibagian kiri sangat sempit.. makanya setiap pagi dan malam saya harus melakukanĀ  semprot hidung dengan obat, agar didalam hidung saya ada rongga untuk keluar masuk udara.

nahhh bagaimana sihhh, penyakit saya itu … setelah browsing.. ini lah katerangan yang saya dapat ..:

Penyakit sinusitis adalah infeksi yang terjadi di rongga sinus. Rongga sinus merupakan suatu rongga berdinding tulang yang di dalamnya berisi udara.

Sinusitis memiliki gejala yang mirip dengan flu. Hal tersebut menyebabkan orang yang menderitanya menganggap hanya menderita penyakit flu biasa. Sinusitis jarang menyerang bayi, hal ini disebabkan karena pada bayi, beberapa sinus belum berkembang.

Penyakit sinusitis dapat mengenai salah satu sinus, bahkan juga lebih. Dikatakan memiliki sinusitis akut apabila kejadiannya masih berada di bawah 2 minggu. Dan dikatakan kronik jika telah terjadi lebih dari 3 bulan. Sinusitis akut ditandai dengan gejala panas badan, demem, nyeri pada bagian sinus yang terkena infeksi, pilek, ingus kental kuning kehijauan, lender mengalir ke tenggorokan, flu berat, dan sakit kepala.

Sinusitis dapat terjadi karena:

Bakteri, jamur, virus, dan alergiĀ Flu yang berkepanjangan dapat mengakibatkan lender dari hidung masuk ke dalam rongga sinus. Lendir yang masuk ke rongga sinus tidak dapat lagi keluar ke rongga hidung, karena lubang yang menghubungkan antara rongga hidung dan rongga sinus tertutup akibat rongga hidung penderita flu membengkak. Lendir ini akan menimbulkan infeksi, sehingga disebut sebagai Penyakit sinusitis.

seorang yang memiliki bakat sinus. Adanya kelainan anatomi saluran antara rongga sinus dengan hidung. Ada beberapa orang yang memiliki saluran hidung dan rongga sinus yang sempit (osteo metal kompleks). Namun tidak dipungkiri juga seseorang yang menderita osteo metal kompleks akan selalu terkena Penyakit sinusitis.

Seseorang yang menderita osteo metal kompleks lebih rentan terkena Penyakit sinusitis jika ia menderita alergi. Karena alergi membuat hidung sering kali mengeluarkan lendir. Jika serangan alergi cukup sering terjadi, sementara ia memiliki saluran antara rongga sinus dengan hidung sempit, maka resiko masuknya lendir ke dalam rongga sinus sangat besar.

Penyakit sinusitis perlu diatasi karena mudah kambuh, terutama bagi mereka yang menderita alergi. Dan jika sedang kambuh, penyakit ini dapat mengganggu aktivitas. Gangguan yang paling nyata adalah sakit kepala yang tak kunjung sembuh. Jika penyakit ini tidak segera diatasi, maka tidak tertutup kemungkinan akan menjalar ke organ di sekitarnya sehingga dapat menyebabkan radang selaput otak (jika lendir mengalir ke otak), sinobronchitis ( jika lendir mengalir ke paru), dan gastroenteritis (jika lendir mengalir ke lambung).

sakit yang awalnya keliatan sepele, ternyata sangat berbahaya…

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*